Tantangan Bisnis Agen BRILink di Daerah dengan Populasi Penduduk rendah

Halo Sobat ketemu lagi ni dengan Siajun Blog yang selalu memberikan informasi seputaran BRILink dan Agen BRILink walaupun tidak mesti topik itu yang di ulas. 

Kesibukan sebagai Agen BRILink yang saya rasakan makin kesini makin menurun mungkin dikarenakan faktor bertambahnya Agen -Agen baru disekitar daerah saya, sedangkan populasi penduduk masih tetap yang berakibat penguna jasa Agen BRILink pun tidak bertambah, pada akhirnya pengguna jasa yang sudah ada itu yang menjadi dibagi. 

Penguna jasa Agen BRILink didaerah saya yang bertransaksi ditempat saya sekitar 300 dan setelah ada Agen baru menjadi dibagi 2, itu saya rasakan dengan adanya penurunan transaksi pada setiap harinya dan pada saat akhir bulan setelah direkap tentunya memang benar bahwa jumlah transaksi berkurang -+ 50% dari sebelum ada Agen baru.

Tetapi apapun itu bisnis Agen BRILink harus tetap berjalan dan tentunya sebari tetap menjalankan bisnis BRILink saya terus mencari peluang untuk membuka usaha yang lain untuk bisa tetap bertahan.

Daerah saya tempat saya tinggal berada di Pedesaan yang tentunya memiliki tantangan yang berbeda dengan berbisnis di Kota yang populasi penduduknya sangat cepat tidak perlu menungu tahun pada setiap bulan pun sangat terasa peningkatan penambahan penduduknya, kenapa saya bisa bilang begitu? karena saya pernah merasakan 9 tahun hidup merantau di Jakarta.

Tantangan Bisnis Di Daerah.

Tantangan di berbisnis di Desa tentunya salah satunya adalah seperti yang saya sebutkan diatas yaitu persaingan Bisnis semakin ketat dengan bertambahnya pesaing Bisnis, sedangkan Pelanggan atau pun Konsumen itu-itu saja,hal ini saya kira dikarenakan lambatnya pertumbuhan populasi penduduk. Sekalipun semisal dalam kurun waktu 3 tahun bisa bertambah 20 Orang pendatang tentunya Orang tersebut tidak menetap Mereka lebih memilih untuk merantau kembali ke Kota untuk mencari penghidupan yang lebih layak.

Tantangan Target Transaksi.

Target transaksi untuk para Agen BRILink pada setiap bulannya dari beberapa informasi yang saya baca di media sosial berbeda-beda, mungkin saya rasa adalah untuk menyesuaikan dengan potensi Pengunanya itu sendiri. Tidak mungkin pihak Bank menargetkan tidak sesuai dengan perkiraan jumlah Konsumen yang ada di suatu Daerah dimana tempat Agen BRILink berada.

Dari informasi di Group Agen BRILink target yang harus dicapai Agen BRILink ada dari yang terkecil 200 transaksi per bulan, 400 transaksi per bulan, dan ada juga yang ditarget sampai minimal 1000 transaski per bulan mungkin itu wajar saja untu di daerah ynag penduduknya sangat padat semisal diperkotaan. Hal itu mungkin sudah hasil penyesuaian dari pihak Banknya itu sendiri.

Dengan ditargetnya transaksi perbulan tentunya ini juga menjadi satu tantangan juga dalam menjalankan Bisnis Agen BRILink, mau tidak mau harus mau, sanggup tidak sangup harus sanggup karena Agen sudah mengikat diri dalam perjanjian dengan pihak Bank. Setiap perjanjian yang sudah disetujui oleh kedua belah pihak wajib dipatuhi segala halnya yang tercantum didalam perjanjian.

Mencari Nasabah Baru.

Mencari Nasabah baru untuk meningkatkan atau mengejar target transaksi ini juga menjadi tantangan yang menurut saya menjadi satu beban yang tidak bisa diremehkan terlebih untuk Agen BRILink di Pedesaan.

Kurangnya Pemahaman Potensi Kerugian Bisnis Agen Brilink.

Kurangnya pemahaman potensi kerugian diakibatkan kesalahan / eror pada alat transaksi baik itu Aplikasi BRILink Mobile maupun mesin EDC yang terjadi disaat transaksi berlangsung. Menurut saya ni juga bisa dikategorikan sebagi tantangan dalam menjalankan bisnis BRILink karena dari beberapa kejadian yang dirasakan oleh hampir mungkin seluruh Agen sudah merasakannya yang namanya transaksi gagal tetapi dana sudah terdebet dari rekening operasional tetapi dalam kejadian ada yang dananya bisa kembali dan juga ada yang tidak kembali yang menyebabkan kerugian 100% lebih bila berikut biaya admin Banknya.

Bila hal ini terjadi dan dana tidak bisa kembali maka bisa saja Agen menjadi ragu untuk melakukan transaksi karena dihantui rasa takut kejadian gagal tetapi dana sudah terdebet terulang lagi, bahkan bisa saja semangat untuk mejalankan Bisnis menurun berakibat target pun tidak tercapai. Mungkin bila transaksinya banyak masih bisa tertutupi kejadian ini bisa dianggap suatu resiko yang wajar dalam usaha tetapi bila transaksi sedikit tentunya ini menjadi kerugian yang sangat besar bagi Agen itu sendiri. 

Mungkin itulah beberapa tantangan menjadi seorang Agen BRILink di Daerah dengan populasi Penduduknya rendah, semoga bisa bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *