Kartu ATM BRI Terblokir Dengan Disable Itu Berbeda, Ini Penjelasannya

Photo of author

Kartu ATM BRI terblokir dengan disable itu berbeda, kita ambil contoh adalah kartu ATM milik bank BRI pada nasabahnya, suatu ketika nasabah akan melakukan transaksi di mesin ATM dan ternyata tidak bisa dengan pemberitahuan pada layar bahwa kartu ATM terblokir dan disuruh mendatangi kantor BRI terdekat.

Perbedaan kartu ATM BRI terblokir dengan disable

Untuk penyebab ATM BRI terblokir salah satunya bisa terjadi karena kesalahan nasabahnya itu sendiri, misal salah memasukan PIN dan juga kartu ATM sudah expired, dengan begitu kartu ATM terblokir ini jelas penyebabnya.

Lain halnya dengan kartu disable itu bukan karena kesalahan nasabah semata tetapi ada unsur ketidakwajaran dalam sistem transaksi yang terdeteksi, nasabah tidak pernah tahu/diberitahukan apa yang menyebabkan kartu ATM BRInya disable, yang jelas itu adalah sistem keamanan untuk mencegah hal yang lebih merugikan lagi bagi nasabahnya.

Apabila kasusnya diblokir maka tidak ada cara lain untuk bisa membuka blokiran kartu ATM tersebut, selain melalui CS langsung dikantor BRI, hal inilah yang menjadikan para nasabah malas karena untuk membuka blokir saja harus datang ke kantor, sedangkan yang urusannya dikantor maka harus meluangkan waktu lebih lama, dari jarak yang jauh dan juga harusnya mengantri terkadang membosankan.

Kemudian lain halnya dengan kartu ATM BRI disable, tetap sama halnya dengan kartu diblokir nasabah tidak bisa melakukan transaksi dengan kartu ATM namun pemberitahuan dilayar mesin ATM akan berbeda, pemberitahuannya bahwa demi keamanan kartu ATM di disable dan untuk enable kartu bisa melalui mesin ATM langsung ataupun mobile banking, apabila enable kartu dimesin ATM maka yang dibutuhkan tanggal/bulan/tahun lahir pemilik resmi dan berikutnya ganti PIN ATM.

Selain bisa melalui mesin ATM, enable kartu ATM BRI juga bisa melalui aplikasi mobile banking atau internet banking, dengan cara ini tentunya nasabah harus terlebih dahulu memiliki akses atau sudah aktivasi mobile banking maupun internet banking dan sudah aktivasi finansial, dan apabila memang masih gagal maka langkah terakhir adalah datang langsung ke kantor BRI langsung.

Setelah kartu ATM diblokir ataupun disable maka transaksi dengan kartu ATM tidak bisa dilakukan, baik itu sipatnya finansial maupun non finansial, sebagai contoh transaksi non-finansial adalah cek saldo atau cek mutasi terakhir untuk jenis mesin ATM BRI terdahulu, untuk mesin ATM yang baru cek mutasi terakhir kayanya ditiadakan, kecuali di EDC BRILink masih ada fitur cek 5 mutasi terakhir.

Untuk jenis transaksi finansial sendiri seperti transfer tarik tunai maupun topup yang sifatnya mendebet dana direkening.

Kartu ATM BRI Terblokir
Gambar menunjukan status kartu ATM sedang diblokir.

Lalu apasih yang membuat kartu ATM diblokir atau disable?

Paling umum kartu ATM diblokir adalah karena salah memasukan PIN ATM sebanyak tiga kali berturut-turut, bisa juga karena hal lain yang membuat secara tiba-tiba karu ATM diblokir oleh bank.

Untuk penyebab kartu ATM disable sendiri bukan karena salah masukin PIN tetapi itu adalah sistem keamanan bank, apabila terjadi transaksi dan terdeteksi oleh sistem keamanan bank maka kartu akan otomatis di disable.

Contohnya, ketika mengambil uang tunai dengan kartu ATM dalam satu waktu tidak biasa, misalnya biasanya hanya mengambil seratus atau dua ratus ribu kemudian ambil sekaligus dua juta lima ratus, biasanya apabila mau tarik tunai lagi maka kartu akan di disable.

Kemudian hal lainnya yang menyebabkan kartu ATM disable adalah ketika berpindah-pindah mesin ATM, ketika kartu ATM digunakan pada mesin ATM dengan ID berbeda dimungkinkan kartu ATM pada transaksi berikutnya akan disable.

Sekarang ini banyak nasabah yang mengeluhkan kartu ATM tidak bisa digunakan dikarenaka disable, dan katanya disablenya itu setelah melakukan transaksi di EDC agen bank lain, menggunakan mesin EDC bank lain pun mungkin bisa menjadi salah satu penyebab kartu ATM BRI disable.

Dengan adanya sistem keamanan bank ini tentunya dana nasabah akan lebih aman, walaupun memang bukan satu sistem sebagai penangkal yang membuat dana nasabah aman seratus persen, tetapi setidaknya dengan sistem seperti ini akan meminimalisirnya, saya sendiri pernah alami uang hilang direkening secara tiba-tiba beruntung kartu ATM keburu disable oleh sistem.

Dari apa yang dijelaskan diatas bisa kita ambil kesimpulan bahwa kartu ATM terblokir dengan disable itu berbeda, keduanya memang sebagai pengaman namun perbedaannya terletak pada sistem yang mengamankannya itu yang berbeda, salah satunya kartu ATM terblokir bisa karena alasan salah memasukan PIN namun tidak dengan kartu ATM disable, kartu disable bukan karena kesalahan nasabah namun sistem mendeteksi ketidakwajaran dalam penggunaan kartu ATM, ketidakwajaran itu memang tidak diketahui oleh nasabahnya.

Meskipun kartu ATM diblokir dan disable sama-sama tidak bisa digunakan, namun ada kemudahan dalam mengatasi ATM disable yang bisa secara mandiri di mesin ATM maupun mobile banking, lain halnya dengan ATM diblokir tidak ada cara lain selain melalui CS BRI dikantor.

Seperti itulah yang saya pahami antara kartu ATM BRI terblokir dan disable, mejadikannya diantara keduanya itu berbeda.

Tinggalkan komentar