Mengenal Fungsi dan Karakteristik Algoritma Pemrograman Komputer

Mari mengenal fungsi dan karakteristik Algoritma Pemrograman Komputer yang perlu dipahami, berikut pengertian algoritma, contoh dan fungsi algoritma itu sendiri.

Dewasa ini, sistem komputer tidak hanya digunakan untuk mengakomodir kebutuhan file dan penyimpanan data. Namun, komputer juga bisa digunakan untuk membantu menyelesaikan sebuah masalah kompleks dengan menggunakan bantuan algoritma.

Lantas, apa itu algoritma dan bagaimana cara kerjanya? Untuk lebih mengenal seputar algoritma dan perkembangannya, pada artikel kali ini secara khusus kita akan membahas fakta selengkapnya terkait algoritma. Jadi, baca sampai bagian akhir ya!

algoritma pemrograman komputer

Pengertian Algoritma

Secara umum, algoritma pemrograman Komputer bisa diartikan sebagai sebuah kumpulan instruksi yang jelas dimana fungsinya yakni untuk memperoleh output secepat mungkin dalam menyelesaikan sebuah masalah. 

Algoritma yang ditulis dalam bentuk bahasa komputer biasa disebut sebagai sebuah program. Sementara pilihan bahasa komputer yang digunakan untuk menulis program secara umum disebut sebagai bahasa pemrograman.

Agar lebih mendalami seputar apa itu algoritma, kamu bisa mencermati pengertian algoritma yang dijelaskan oleh para ahli berikut ini.

Pertama, menurut Seymour Lipschutz dan Marc Lipson, mereka memberikan definisi bahwa algoritma merupakan suatu daftar langkah demi langkah tidak terhingga yang berasal dari instruksi yang sudah terstruktur dengan jelas untuk menyelesaikan masalah tertentu.

Kedua, Target Tech menjelaskan bahwa algoritma adalah sebuah prosedur atau formula khusus yang digunakan untuk memecahkan masalah dan menyelesaikan tugas yang diberikan. Mereka juga menambahkan bahwa, algoritma harus berisi instruksi jelas dan spesifik agar langkah-langkah yang dilakukan sesuai harapan.

Dari kedua pendapat ahli di atas, dari sini bisa kita simpulkan bahwa algoritma pada dasarnya adalah daftar susunan instruksi logis berdasarkan sistematika tertentu yang dipakai untuk menyelesaikan tugas atau masalah tertentu.

Contoh Algoritma Pemrograman Komputer

Salah satu contoh algoritma pemrograman Komputer yang ada di dunia digital adalah Algoritma pencarian milik Google. Para blogger maupun web developer tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah ini, karena setiap tahun Google selalu memperbarui algoritma pencariannya agar lebih relevan dengan kebutuhan pengguna.

Jadi, sebagai blogger professional kamu jangan hanya berburu hosting murah atau domain murah untuk kelangsungan website, tapi juga memperbarui konten dan struktur website agar sesuai dengan algoritma terbaru Google sehingga website kamu lebih mudah muncul di halaman satu.

Salah satu algoritma Google yang paling terkenal adalah Algoritma Google Pigeon. Dimana setiap orang yang sedang melakukan pencarian di search engine milik Google akan diberikan hasil sesuai dengan lokasi pengguna.

Misalnya, jika kamu saat ini berada di kota Yogyakarta dan mengetikkan kata kunci “Restoran Murah” di Google, maka hasil di halaman pertama akan menampilkan nama-nama restoran di Yogyakarta. Bukan di Jakarta atau Bandung.

Fungsi Algoritma

Seperti penjelasan pada paragraf sebelumnya, fungsi utama algoritma sejatinya adalah untuk membantu manusia memecahkan suatu masalah secara cepat dan benar. Namun, terlepas dari itu, ada beberapa manfaat atau fungsi lain dari algoritma yang bisa digunakan untuk mempermudah aktivitas harian. Berikut di antaranya.

  • Membuat program rumit menjadi lebih sederhana
  • Menyelesaikan sebuah permasalahan secara urut
  • Mempermudah proses tracking error karena memiliki sistem kerja yang jelas
  • Membantu membuat program lebih rapi sehingga semakin mudah dikembangkan
  • Bisa digunakan secara berulang dengan kualitas output sama
  • Membantu menyelesaikan permasalahan secara logis dan sistematis

5 Ciri Algoritma yang Perlu Diketahui

Dalam praktek di dunia nyata, sebuah algoritma pemrograman Komputer setidaknya harus memiliki 5 buah karakteristik di dalamnya. Berikut merupakan ciri-ciri algoritma menurut penuturan Donald E. Knuth, seorang pakar bahasa komputer. 

1.Keterbatasan (Finiteness)

Sebuah algoritma pemrograman Komputer yang baik harus memiliki karakter finiteness atau keterbatasan, yang artinya ia akan berhenti setelah selesai mengerjakan langkah-langkah tertentu dengan baik dan benar. Ingat, algoritma merupakan sebuah alat yang memiliki tujuan akhir untuk menyelesaikan sebuah masalah, jadi jika ada sebuah program yang terus bekerja berarti program tersebut berisi algoritma yang kurang tepat.

2.Definiteness (Kepastian)

Agar tidak terjadi kesalahan dalam menghasilkan output akhir, sebuah algoritma juga dituntut untuk memiliki standar kepastian. Instruksi atau langkah yang digunakan sebaiknya harus jelas dan tidak menimbulkan multitafsir yang membuat program bisa menghasilkan dua output berbeda.

Baca juga : apa itu topologi bus?

3.Input (Masukan)

Dalam dunia algoritma, input atau masukan biasanya berupa uraian permasalahan yang  sedang dihadapi untuk dicarikan solusi penyelesaiannya. Setiap algoritma harus memiliki input agar bisa memproses data secara baik.

4.Output (Keluaran)

Sesuai namanya, output adalah keluaran atau hasil kerja yang diselesaikan oleh program berisi algoritma tertentu. Bentuk output bisa berupa pesan atau ilustrasi yang berkaitan dengan input yang ada.

5.Effectiveness (Keefektivitasan)

Terakhir, algoritma harus memiliki karakteristik berupa efektif atau sangkil. Hal ini merupakan syarat agar setiap langkah bisa dilakukan sesederhana mungkin dan dapat selesai secepat yang diharapkan.

Itulah penjelasan terkait apa itu algoritma yang perlu kamu ketahui. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat ya!